Jumat, 16 Desember 2011

Seputar Craft yang Tersendat

Awalnya, ngerasa kembali ke jaman SD. Dulu, aku suka banget sama yang namanya kerajinan. Bahkan dulu sempet bikin gelang handmade dari tali-tali yang aku anyam. Dan itu aku jual ke temen SD adikku. Sampe bikin sapu tangan dan di sulam nama sendiri. I love craft. Hobi jahit pun udah dari jaman dulu. Dari kecil udah ngerti gimana caranya pasang benang di mesin jahit. Akhir-akhir ini jiwa craft ku kembali muncul. Apalagi setelah punya anak perempuan, rasanya pengen mendandani dia sama sesuatu yang girly buatan tangan. 

Tapi oh tapi...sesuatu yang menyesakkan jiwa itu harus aku rasakan. Mesin jahit punya Ibuku sekarang entah di mana (Maksudnya mau pinjem  kalau mau beli sekarang belum mampu). Katanya di pinjemin ke orang yang mau usaha jahit. Tapi sekarang orangnya ngga tau di mana dan mesin jahitpun lenyap begitu aja. Soalnya juga waktu itu lagi renovasi rumah, jadi sambil sortir-sortir barang yang kurang diperhatikan -saat itu- aku pun ngga terlalu peduli sama mesin jahit. Sedih rasanya. Mau jahit tangan, sebenarnya bisa, tapi khan ga secepat dan seefesien dengan mesin jahit. Apalagi sekarang kalau pulang kerja ngga punya banyak waktu, ngga seperti jaman belum nikah dulu. Jadi sekarang ini yang ada hanya rasa "iri" ngeliat blog teman-teman penuh dengan aneka kreasi mereka yang super keren. Oh..seandainya mesin jahit itu bisa kembali...Sudah bertumpuk tumpuk ide ada di kepala.

Kendala lainnya. Seputar Bahan. Belum punya modal untuk sediain bahannya. Kalau mau pakai sesuatu yang sisa atau bekas juga khan butuh selera. Ngga semua bisa dijadikan "sesuatu" yang "sesuatu" (apa sih bahasanya Syahrini banget). Misalnya, ada bahan A, tapi kalau cuma A doang ngga akan jadi kalau ngga ada bahan B. Kalau cuma dipakai bahan A, jadinya ya itu lagi itu lagi,biasa dan biasa.(Pandangan subjektif). So, I need support for this.

Selain butuh semua di atas, membuat sesuatu kreasi itu butuh ini : keyakinan bisa melakukannya dan jiwa seni tentunya (lagi-lagi pandangan subjektif), dan kalau udah bisa dijual artinya harus nambah faktor lagi yaitu harus bisa menjual. Benar khan? hehehhehe...Sekian review saya tentang craft dalam kehidupan saya. :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar