Kamis, 21 Januari 2010

Pujangga Wanita

Semua peristiwa bahagia
Yang selalu membuai angan
Semua peristiwa luka
Yang terus merongrong jiwa
Sampai kepahitan itu merusak otakku untuk berkata-kata
Pada sesuatu penciptaan imajinasi
Terkungkung dalam kesakitan
Yang menghancurkan pertahanan jiwa dan raga
Kesakitan teramat sangat
Aku telah rindu pada kata-kata indahku
Yang selama ini selalu menemaniku
Membuka tawa, tangis dan sesak
Saat ku rindu
Saat ku bahagia
aku lupa kata-kataku
imajinasi pujangga
Saat aku sakit
Saat aku terkulai bersimbah darah di hati
Aku benar-benar hilang akal
hilang kata
Aku kini rindu pada ribuan kata-kataku
Aku ingin kembali
Menjadi pujangga wanita yang dicintai diri sendiri
Yang menyayangi diri sendiri
Karena takut mendzolimi lagi diriku

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar