Rabu, 18 April 2012

Melahirkan Normal Itu Anugerah

Beberapa saat yang lalu, aku baca blog tentang seorang ibu muda yang menceritakan proses melahirkan anaknya. Di dalam cerita itu betapa ngototnya ia pengen banget di caesar dalam persalinannya. Katanya sakit banget ga kuat nahan sakitnya. Beda banget sama aku, ngotot lahir normal. Ngga ada cita-cita sama sekali ngelahirin caesar. Padahal malam sebelumnya aku demam tinggi, dan kemungkinan harus lahir caesar, tapi alhamdulillah, Lolie lahir normal juga. Dan menahan sakit  bukan main selama 13 jam itu benar-benar &^%$&^$%#%$#%^ mau mati , atau apa sebutannya, seperti seluruh urat dan kulit ditarik-tarik, dari ujung kaki hingga kepala, dan berpusat di perut yang membuncit. Tapi ya bagaimana ya namanya juga mau melahirkan. :)

Umur Lolie baru 1 jam
Entah kenapa, melahirkan caesar itu menjadi fenomena ibu muda sekarang ini (Lain kasusnya ya kalau memang melahirkan normal dapat mengancam keselamatan ibu dan bayi). Dan ada yang dengan bangga mendeklarsikan kelahiran caesarnya. Kalau aku, sangat bangga melahirkan normal, dan mau dikata apapun, ibu yang benar-benar ibu yang bisa melahirkan normal itu luar biasa. Aku pernah dengar cerita beberapa orang yang terpaksa melahirkan caesar, hanya karena hal-hal yang masih bisa ditolerir penanganannya secara normal. Alasannya takut lah, sakit lah (What? sakit? it's not a reason), atau bahkan dari pihak suami atau keluarga yang memaksa si ibu melahirkan caesar karena tidak tega melihatnya menahan sakit. Beda banget sama aku, didukung dan disemangati bisa lahir normal. Karena ibu yang melahirkan nomal itu anugrah lebih dari Allah. Karena dengan normal lah sejati nya manusia lahir. 

Dan yang jelas, kasus-kasus lahir caesar sering dijumpai di rumah sakit. Aku ngga tau untuk alasan apa, para ibu muda lebih di"motorin" untuk lahir caesar. Padahal kondisi bayi nya normal, ibu nya normal. Lalu setelah di cek ke rumah sakit, adalah ini itu yang dengan berbagai alasan medis dijelaskan bahwa anaknya harus dilahirkan secara caesar. Kalau orang yang awam mungkin akan iya  iya aja setuju. Kalau kasusnya orang yang dihadapin ini, orang yang kurang mampu, kasian juga. Bidan tempatku melahirkan Lolie juga pernah bercerita. Ada seorang ibu muda yang dalam kehamilannya si ibu dan jabang bayi dalam konsidi sehat. Dan bisa diprediksi akan lahir normal, namun saat si ibu sedang pergi ke rumah orang tua nya di kota lain, ia mengalami mulas, seperti ibu yang ingin melahirkan, akhir nya ia dibawa ke rumah sakit setempat. Namun sampai di sana, dokter menyarankan untuk melahirkan secara caesar karena berat badan bayi di atas normal atau di bawah normal gitu (bagian ini aku lupa). Karena tidak ada tabungan cukup untuk melahirkan caesar (prediksi awal melahirkan normal), suami nya terpaksa menjual motor satu-satunya untuk biaya caesar yang jumlahnya tidak sedikit (aku kurang begitu jelas, kenapa harus sampai menjual motor, berarti memang sedang tidak ada simpanan). Namun setelah melahirkan, si dokter tanpa rasa bersalah menjelaskan bahwa kondisi bayi nya ternyata normal. Jeng jeng! jlep! ya Allah. Kasian sekali si ibu seakan dipermainkan. Hanya karena ketidak telitian si dokter. Jadi harta satu-satu nya dikeluarga itu terpaksa dipakai untuk biaya persalinan caesar. Tapi ya mau bagaimana , dibilang sayang juga engga, orang untuk keselamatan bayinya juga. Tapi kalau dibilang sayang, ya sayang, orang harusnya bisa normal, jadi malah harus caesar. (yang berarti bukan kelahiran normal khan makna nya, karena dilakukan dengan berbagai kesiapan medis dan tentunya dikeluarkan melalui perut-bukan liang lahir).

Aku disini tidak membahas persalinan caesar yang memang diharuskan. Aku disini membahas, cerita-cerita orang di sekitar yang seperti dipaksakan oleh dokter nya untuk melahirkan caesar, padahal untuk melahirkan normal masih bisa di lakukan.

Kalau ada waktu, aku akan ceritakan bagaimana prosesi melahirkan Lauri :)

Oia ini aku baru dapat artikel mengenai indikasi melahirkan caesar : (Sumber)
  1. Ibu mengalami eklampsia atau kejang dalam kehamilan sehingga bisa membahayakan proses melahirkan normal.
  2. Kondisi panggul ibu yang sempit, dan bobot bayi yang cukup besar (biasanya di atas 4 kg) sehingga tidak memungkinkan untuk melahirkan normal.
  3. Plasenta previa, atau kondisi plasenta menutupi jalan lahir bayi.
  4. Kelainan jantung pada ibu.
  5. Terjadi pendarahan yang cukup banyak selama kehamilan.
  6. Infeksi rahim, tumor di rahim, di indung telur, atau di vagina yang menghalangi jalan lahir.
  7. Dinding rahim menipis akibat bedah caesar atau operasi rahim.
  8. Bayi dalam posisi sungsang.
  9. Kembar siam, kehamilan kembar tiga atau lebih.
  10. Kondisi gawat janin.
Di artikel yang tadi aku kasih link nya juga ada beberapa point tentang resiko apa saja yang bisa di alami si ibu dan si bayi jika melahirkan caesar.

    Berarti kalau cuma alasan sakit, ga tega, dst dst tidak melahirkan secara normal terasa sayang sekali lho (menurut aku). ayo ibu-ibu hamil yang sehat, berdoa supaya melahirkan normal dan kondisi ibu dan bayi sehat tak kurang satu apapun. Melahirkan normal itu serasa kita punya medali emas lho bunda :)

    Senin, 16 April 2012

    Love Love Keychain (I'm happy to be here #craftzone)

    "I'm happy to be here #craftzone"

    Selama ini, ternyata aku memang masih mencintai dunia kerajinan tangan. Yang sebelum nya ga pernah aku sadari, bahwa setelah menikah dan melahirkan, aku bisa jatuh cinta lagi sama dunia ini. Cerita tentang aku dan craft pernah aku posting di sini.

    Dan aku bahagia di zona ini. Zona di mana aku bebas berkreasi walau hanya sebuah hasil karya simpel, jelek, tak ternilai, justru itulah, suatu benda akan bernilai, di mata seorang yang memiliki jiwa seni. Keberatan ngga sih penjelasannya. Maksud aku gini. Misalkan aku buat sesuatu yang aku pikir cantik dan unik, tapi belum tentu orang lain berpendapat sama. Orang yang bilang benda itu cantik, hanya orang yang sependapat atau sejiwa, sepikiran sama aku. Mungkin kita sama-sama suka suatu hal yang unik. misalnya  kemarin aku buat gantungan kunci yang simpel banget.




    Tapi menurut suamiku, "iya bagus" dengan nada terpaksa, seperti cuma buat menyenangkan hatiku aja. Hehehehe. Bagiku, melakukan sesuatu yang kita cintai, akan terasa lega dan puas (kalau aku belum puas, selesai 1 mau bikin yang lain, kaya candu tepatnya) kalau sudah selesai kita kerjakan, apalagi kalau sampai dapat penghargaan dari orang lain.

    "I'm happy to be here #craftzone"


    Jumat, 13 April 2012

    Birthday Present : Angry Bird Pillow

    Minggu lalu anak nya bos, Arkan, ulang tahun. Karena bingung mau kasih apa, aku kepikiran kasih ini aja, bantal angry bird. Kebetulan dia suka banget sama angry bird. Walau saat itu libur panjang 3 hari. Justru karena libur itu, jadi malah sama sekali ngga kepegang. Bisa megang kerjaan ku kalau Lauri benar-benar bobo. Bikinnya rada makan waktu, soalnya dibuat dari kain flanel, jadi pasti lebih bagus kalau benar-benar handstitch. Dan karena emang belom makan banyak asam garam di dunia perflanelan jadi ya agak lama juga ya cuma buat bikin huruf gitu (ada cara lain ngga sih buat bentuk huruf jadi lebih mudah. Selama ini cuma cetak di kertas trus digunting, baru diaplikasiin di flanel. Kalau pakai karbon atau pulpen dan semacamnya untuk jiplak, hasilnya jadi jelek di kain flanel). Dan hasilnya kaya gini, semoga aja di pakai Arkan buat bobo :)


    size 35 x 35







    #setiap usaha pasti akan ada hasil. Dan itulah hasil kerjaanku selama 3 hari. Ternyata masih belum bisa me-manage waktu bikin bantal sesimple ini aja bikinnya kelabakan :). Tapi tetep semangat nge-craft!!!

    Senin, 09 April 2012

    Full Headband

    Met siaaaaaang, libur panjang kemaren kayanya terasa cepat banget. Ngga berasa sama sekali. Dan karena aku ngga kemana-kemana, jadi 3 hari hanya berkutat dengan kain felt, perca, jarum dan benang. hasilnya adalah headband cantik untuk Lolieku. Yuk ah langsung aja angga perlu berlama-lama :








    Kalau yang ini sih udah lama, cuma baru kesempatan edit foto dan upload lagi aja :)



    lauri and her grandma





































    Sekian dulu ah postingannya. :)


    Selasa, 03 April 2012

    Happy 2nd Anniversary

    Ngga terasa, perjalanan ku dan suamiku sudah 2 tahun berlalu. Penuh suka duka. Penuh rintangan. Penuh kebahagiaan.



    Tadi malam, pas nonton Comedy Project pas segmen rayuannya si Deny ke seluruh personil Cherybelle, aku dan Aa sepakat rayuan paling bikin cewek merah merekah pipi nya adalah rayuan Deny ke Annisa. " Kalau nanti malam kamu tidur, dan saat terbangun nanti kamu jangan kaget ya kalau keadaan di sekeliling kamu warna merah semua, ga ada pintu, ga ada jendela", Lho emang kenapa? ,"Soalnya kamu lagi ada di hati aku". Malam tadi jadi begitu seru karena Aa-ku mulai melancarkan serangan rayuan yang ngga mempan sama sekali buatku. Bukannya buatku tersipu malah membuatku ketawa ngakak.

    Ingat tadi malam, aku baru ngeh kalau hari ini, ulang tahun pernikahan kami yang ke-2. Memang tidak ada acara spesial apapun, hanya saling mengingat dan berdoa saja.


    3 April 2010 Akad Nikah - I'm still slim..:(  

    Dan tadi subuh, sehabis sholat subuh berjamaah, aku mencium tangan suamiku, lalu aku bilang dengan nada bercanda, "A, koq tadi aku bangun ngga ada merah-merah?", lalu suamiku menjawab dengan ekspresi konyol , "Ya ampun de, Aa lupa ngecat tadi malem, apa perlu lolie di cat merah juga!" hush! jadi ngawur banget rayuannya. Memang aslinya suamiku paling ngga bisa ngerayu dan aku memang paling ngga suka dirayu. Bahkan kami akan saling mengejek klo di antara kami sedang mencoba bersikap layaknya ABG-ABG  sekarang. Pokoknya, paling geli klo ada pasangan lain saling memanggil "sayang" ke pasangannya. Atau berperilaku romantis berlebihan di depan umum, kami berdua akan saling melirik dan akan tertawa heboh. Kita berdua memang sama-sama anti akan hal itu. Apalagi suamiku bilang udah kaya ABG aja. Itulah kami menjalani hari-hari, tanpa panggilan "sayang" dan akan tertawa geli serta saling mengejek kalau salah satu di antara kita mencoba bersikap konyol-romantis-. Jadi kalau untuk panggilan, biasanya aku hanya memanggil nya dengan panggilan "A'nya" atau "ayah", sedangkan suamiku akan memanggilku dengan "De" atau "Ibun"


    resepsi

    Rasanya baru kemarin, suami ku main kerumah (dan selalu membawa teman), rasanya baru kemarin ijab qabul. waktu terasa sangat cepat. Ditambah lagi, sekarang sudah ada Lauri-ku disamping kami. Terasa lengkap dan saling melengkapi satu sama lain. Walau terkadang pahitnya kehidupan harus kami lewati bersama.
    me, my husband, and Lauri

    Semoga kami menjadi keluarga sakinah mawadah warrahmah. Dan selalu dalam lindungan dan tetap dalam hidayah Allah serta selalu diberi kebarokahan dalam setiap langkah kami  Amiiiin.


    Senin, 12 Maret 2012

    100% Hand Stitching Pillow

    Lagi-lagi menjahit tangan. Apapun ku lakukan demi melampiaskan keinginanku untuk mejahit. Iaaah lebay deh. Jadi, beberapa waktu lalu sempet beli kain polkadot putih merah. Aku kebetulan lagi suka banget sama apapun yang motif nya polkadot. Sampai anakku pengen banget aku bikinin baju a la Cleopatra Stratan, tapi apa daya tangan ga sampai. Ngga punya mesin jahit meluluhkan cita-citaku. Hiks. :'(

    Ngga berhenti sampai disitu dong. Makanya weekend kemarin bela-belain 2 hari ngejait tangan buat bikin bantal, and this is it. Belum puas bikin satu pengen bikin lagi dengan motif dan aplikasi lain, namun sayang bahannya habis. Lagi lagi daqu mewek. :'(



    Ini aplikasi nya juga dari bahan sisa. Bener bener kurang bahan, jadi minim aplikasi. Pengennya berwarna cerah, biar "dilirik" Lolie :)










    Kehabisan akal karena kehabisan bahan. Jadilah bikin daun ini di bagian belakang bantal. :)
    Tak ada yang percuma deh, ngga seperti sebelum sebelumnya, barang buatanku di ledek sama suamiku, kali ini, bantal buat Lolie malah dipakai tidur ayahnya Lolie duluan :)
     
     

    Jumat, 09 Maret 2012

    100% hand stitching baby hat

    Wuaaah ini sebenarnya mau diposting satu setengah bulan yang lalu. Tapi karena ada beberapa hal, aku lupa terus mau posting. Jadi aku lagi iseng banget bikin topi buat Lolie. Bahannya pakai kain velboa. Dari awal bikin aja, aku udah salah ukur. kekecilan. Bongkar pasang deh akhirnya, mana ini dibuat pakai jahitan tangan. 100% jahit tangan, ya iyalah secara belom ada mesin jahit. hikshikshiks. Bahan velboa yang ngga bisa melar, membuat ukuran nya nge pas banget dikepala Lolie. Aku pikir sekarang malah kayanya udah ngga muat lagi. Pokoknya, ini seharusnya berjudul "topi bayi yang gagal". Ceritanya mau bikin tutorial,  tapi karena ini dibuat karena iseng, jadi belum berani untuk sombong bikin tutorial. Hehehe. 

    2 bentuk dalam 1 topi (bentuk 1)

    Kesalahan bukan pada mata anda atau layar anda, tapi emang kualitas fotonya aja yang jelek. Diambil malem-malem, dengan kualitas kamera rendah. Ini akibat gue lupa mulu untuk ngisi batere camdig.




    Keliatan kurang menarik sekali. Bahkan diledekin sama suami ku...Ya Ampun deh topi bikin cape cape ngga bisa dipake Lolie juga akhirnya :(





    Bentuk 2 . Ini lipatannya bisa dibuka, biar ga kena angin kalau dipakai di udara dingin.




    Rabu, 22 Februari 2012

    Miracle Worker : Hellen Keller and Anne Sullivan

    Sebelum nulis mau sedikit curhat. Betapa gondoknya diriku waktu ngetik postingan kali ini panjang lebar, pas ngisi label ngga sengaja klik tombol backspace dan alhasil ga ke save as draft. Eeeerrggh harus ngetik dari awal. :'(

    Ok. Let's start.

    Setelah review Temple Grandin yang gagal. Kali ini mau mencoba lagi mereview film yang menginspirasi lainnya. Jadi selama seminggu itu aku lagi tergila gila sama tokoh yang memerankan Helen Keller, Patty Duke di film Miracle Worker (1962). Ya, film ini di buat beberapa versi. Di antara nya tahun 1962, Annie Sullivan diperankan Anne Bancroft. Tahun 1979 di mana pemeran sang guru Annie Sullivan diperankan oleh Patty Duke dan Helen Keller diperankan oleh Melissa Gilbert. Dan tahun 2000, Annie Sullivan diperankan oleh Alison Elliott, dan Hallie Kate Eisenberg sebagai Helen Keller.

    Karena penasaran, aku langsung aja klik video nya. Soalnya banyak banget video Helen Keller di situ.

    Film ini mengisahkan tentang perjuangan seorang guru khusus/ mentor penyandang buta tuli. Padahal ia sendiri juga memiliki gangguan pada penglihatannya. Ia juga telah melakukan operasi mata sebanyak 9 kali. 



    Miracle Worker 1962


    Miracle Worker 1979


    Miracle Worker 2000



    Lagi-lagi masih mengandalkan Youtube untuk menonton film ini. Dan ngebela-belain nonton dari semua versi. Kebetulan ada yang upload full movie versi tahun 1962, tapi tanpa credit tittle, dan membuat aku pusing karena mereka ngomong dalam bahasa Inggris nya cepat sekali. Tapi tidak menyurutkanku untuk menonton scene demi scene. 

    Dan lagi ini adalah kisah nyataAwal nonton film ini juga ngga sengaja. Waktu lagi liat trailer Temple Grandin di youtube, ada video Miracle Worker Helen Keller

    Awal ceritanya, ada seorang bayi berusia 19 bulan terserang penyakit ganas yang menyebabkannya buta dan tuli yang otomatis membuatnya bisu juga. Di versi tahun 1962 aku sampai menangis, saat melihat si ibu, nyonya Kate Keller (Inga Swenson) berteriak histeris (bener-bener histeris deh) pas tau anaknya ngga berkedip atau bereaksi saat dia mencoba menghibur Helen. Hati siapa akan tega melihat bayi mereka yang lahir normal, lantas tiba-tiba buta dan tuli.

    Helen beranjak besar. Dan menjadi liar. Tidak bisa berkomunikasi. Orang yang melihat adegan-adegan di setiap scene pasti akan terenyuh. Coba bayangkan seumur kita hidup tidak pernah mendengar dan atau melihat, sekaligus tidak bisa berbicara. Aku ngga bisa membayangkan bahkan memikirkannya. Yang di alami Helen itu nyata. Sehingga ia pun sama sekali tidak bisa menggunakan otaknya untuk melakukan apapun.

    Beruntung nya Helen berada dalam keluarga kaya. Saat usianya 7 tahun, orang tua Helen memanggil seorang guru untuk mengajar Helen. Yaitu Annie Sullivan (Anne Bancroft). Anne sangat sabar melatih Helen huruf untuk orang buta. Ia mengajarkan huruf demi huruf. Kata demi kata dengan simbol simbol jari. Ya karena hanya dengan huruf lah Helen nanti nya akan bisa berkomunikasi. Satu demi satu huruf di ajarkan agar Helen mengerti dan meskipun ia tidak bisa melihat atau mendengar tapi ia masih bisa merasakan. Agar nantinya ia juga bisa menggunakan otaknya untuk "melihat".

    Suatu adegan yang paling menyentuh adalah saat adegan sarapan di meja makan bersama keluarga besar Helen, di mana Annie mengajarkan cara duduk dan makan sewajarnya manusia kepada Helen. Bagaimana Helen harus duduk di bangkunya dan makan sendiri dari piring dan sendoknya sendiri.  dengan segala daya upaya Annie lakukan agar Helen bisa melakukannya. Sampai waktu makan siang tiba, Helen bisa walau hasilnya masih kacau.

    Sampai beberapa hari, sang ayah Kaptain Keller (Victor Jory) merasa ini tidak ada hasilnya. Akhirnya ia meminta Annie untuk berhenti mengajarkan Helen. Annie tetap bersikeras untuk tetap mengajar Helen sampai Helen bisa. Annie tidak mau ini menjadi sia-sia.

    Ada adegan di film ini yang sangat terkenal yaitu water scene. Karena Annie merasa putus asa dengan keputusan tuan kaptain, saat Helen berontak di meja makan, Annie membawa Helen keluar rumah menuju pompa air. Di sini lah adegan paling menyentuh lainnya, yaitu pertama kalinya Helen mampu memahami apa yang telah Annie ajarkan. Ia berusaha sekuat tenaga mengucapkan kata air (WATER) dengan ejaan simbol jari dan juga melalui ucapan.



    Namun sayangnya film ini hanya berakhir sampai di sini. Coba kalau jalan ceritanya diperpanjang sampai akhirnya Helen bisa lulus dari Radcliffe College, menjadi penulis, dosen, motivator dan aktivis. Pasti akan lebih menarik, dan tentunya akan lebih menginspirasi. Bahkan Helen Keller bisa berkeliling dunia bertemu dengan para petinggi negara, dan menjadi motivator para penyandang cacat lainnya.


    Water Scene

    Dari kehidupan Helen Keller aku sangat bersyukur karena di beri Allah panca indera yang lengkap. Lalu melihat Helen Keller menjadi wanita berhasil padahal ia memiliki kekurangan, aku semakin termotivasi, bahwa apapun bisa kita lakukan selagi kita MAU. Sekalipun kita punya kekurangan.

    Helen keller





    Selasa, 21 Februari 2012

    Temple Grandin (Seorang Autis Bergelar Doktor)

    Beberapa hari yang lalu, kayanya seminggu yang lalu pas pulang kerja, terus mampir ke rumah orang tua mau jemput Lauri aku ngga sengaja nonton film Temple Grandin di HBO. 

    Temple Grandin Movie

    Awalnya sih agak membosankan karena aku ngga nonton dari awal. Tapi pas pertengahan aku mulai tertarik dengan si tokoh utama. Koq unik gitu, aku langsung ngeh sepertinya tokoh ini memang unik dan beda. Dari gesture dan cara berbicaranya pun akan langsung tahu kalau si Temple ini punya keterbatasan. Dia seorang wanita yang mengidap autis. Sampai akhir film, aku di buat ber -ooh sepanjang film.

    Film ini sangat menginspirasi. Meskipun dia memiliki keterbatasan, tapi ternyata di punya kelebihan yang sangat luar biasa, yang orang lain pun mungkin tidak akan percaya ia mampu melakukannya. Dia berhasil mendapatkan gelar doktor ilmu kehewanan (aku kurang merhatiin apa istilahnya), dia juga menciptakan suatu metode untuk diterapkan di tempat penjagalan hewan. Kalau ngeliat filmnya pas si Temple lagi gambar-gambar alat yang mau dia buat dan diterapin di lahan di tempat penjagalan, aku sampe bengong. Hebat! Yang lucu ada lagi pas Temple mau melakukan riset di peternakan, dan dia dilarang masuk sama petugasnya. Akhirnya dia nekat jual mobil dan diganti sama mobil pick up besar kotor dan dia nyamar jadi jurnalis supaya dizinin masuk. Kocak dan jenius banget akalnya. 

    Aku fikir ini awalnya hanya film fiktif, tapi pas di ending filmnya, ada sekilas tentang tokoh si Temple ini ternyata adalah kisah nyata. Dan Tokoh nyata. Temple Grandin adalah seorang innovator, aktivis, penulis dan juga seorang yang mengidap autis.

    Temple Grandin

    Aku paling ngga bisa kalau di suruh me review lagi. Apalagi aku nonton film ini ngga dari awal. Jadi sori banget kalau review nya jelek dan tidak beraturan. Kayanya film ini cuma di puter di HBO. Entah sudah pernah di putar di televisi nasional atau belum.

    Tapi yang jelas filmnya bagus. Recommended. Dan aku suka sekali dengan aktris yang memerankan tokoh Temple, Claire Danes. Akting nya pas banget, memerankan cewek gagah yang mengidap autis bener-bener bisa memerankan seorang yang autis. Padahal aslinya cantik dan emang sih agak keliatan tomboi sedikit.

    Claire Danes

    Kalau penasaran bisa liat trailer nya di mana lagi kalau bukan di youtube :




    Jumat, 10 Februari 2012

    Aku dan Kerepotan di Februari (ada berita Giveaway lho!!)

    Sebelum sharing, mau kasih info menyenangkan , ada FEBRUARI GIVEAWAY nih dari MYURBEY, hadiahnya toy cam dari ACHTER TOYCAM dan small pouch dari MYURBEY. Buruan join!

    Ngga terasa bulan Februari udah mau tengah bulan aja. Hari-hariku di bulan Februari masih datar...flat. Ngga kaya snack keripik kentang yang never flat itu... (euh jadi pengen ngemil).

    Aku akhirnya pindah juga. Pindah rumah. Tempat baru, kesulitan baru, dan tantangan baru. Malesnya ngga ketulungan untuk memulai beberes. Paling lama sampai 3 bulan deh aku baru-baru beberes rumah. Soalnya waktu itu (pindahan yang ketempat sebelumnya) abis melahirkan. Jadi masih stay ditempat orang tua. Mau pulang ke rumah kontrakan malesssss banget. Suamiku juga lagi kena sindrom males. Hahahahaha. Jadi sekarang, dengan kepindahan kami yang 3 kalinya. Tiga kali angkut barang (dari rumah ortu-rk1-rk2-rk3). Aarghh, bayangan-bayangan penat rumah berantakan belum lagi barang hilang saat mengungsi akan selalu ada lho. Jadi buat yang belum pengalaman pindah-pindah rumah, disarankan untuk bener-bener teliti dan catat apa aja barang yang diangkut apa aja barang yang turun.

    Sebenarnya barang-barang milik kami ngga banyak, masih standar kebutuhan rumah tangga keluarga kecil. bahagia sejahtera (amiin :p). Tapi justru barang-barang kecil, yang ngga teliti dan diperhatikan malah hilang. Mulai dari sapu dan teman-temannya lah yang ketinggalan, detergen dan pewangi pakaian stok 1 bulan yang lenyap entah ke mana, bahkan KOLEKSI PAPER BAG aku yang ancur. Aaah kalau ingat sedih. Aku tuh hobi banget koleksi Paper Bag, kemaren waktu angkut-angkut barang aku ngga ada di rumah (pas lagi kerja), kebetulan yang ada suamiku karena pas masuk siang. Pas aku lihat keesokannya (ngga sempet kontrol sore sebelumnya), koleksi paper bag aku udah hancur buat nampung barang-barang printilan. Mana ada paper bag waktu belanja dari Jogja. Sepele sih, cuma emang sengaja di simpan buat kenang-kenangan waktu jalan-jalan ke Jogja pertama kali bareng suami.

    Sudah 3 hari berlalu dan masih tetap sama.Masih berantakan. Sorry ngga ada picture tapi dijamin ini bukan hoax koq. hehehehe. Jadi intinya kalau mau pindahan itu barang-barang KECIL, iya kecil kalau besar khan kelihatan. Jadi barang-barang kecil sekecil apapun kalau menurut kamu penting (menurut orang lain itu ngga penting) sebaiknya dibungkus baik-baik dan di gabung dengan barang besar supaya ngga tercecer. Jangan sampai ada barang printilan di luar barang -barang besar. Semua dibundel jadi satu. Bener-bener jangan ada barang yang cuma bisa di tenteng dengan 2 jari saking enteng dan kecil nya. Jadiin semua berbundel bundel agar terlihat dan di bawanya pun dengan seksama. Soalnya kalau barang kecil (barang-barang printilan) ngga dibundel atau dimasukin kardus, ah dijamin deh, jangan marah kalau tu barang nyelip dan raib entah ke mana. KECUALI, kalau situ pindahan pakai jasa pindah rumah, yang barangnya mesti di catet satu-satu, dimasukin kardus besar, dimasukin kayu, dikirim pake pesawat dan di bawa terbang ke Afrika (eh ngga gitu juga kali!), hehehe. Sebenarnya tips ini CUMA BERLAKU  buat aku koq. Suer deh. Secara aku agak sedikit (SEDIKIT LHO YAH!) teledor, bukan teledor sih, apa ya, males, engga juga sih, apa dong? ... entahlah. Fiuh *ngelap keringet.

    Kalau kamu-kamu punya cara yang lebih bisa diandalkan, jangan sungkan berbagi. Siapa tau kamu bisa jadi pengusaha penyedia jasa pindah rumah. (hehehe)