Tampilkan postingan dengan label Lauri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lauri. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 November 2012

After Resign

Tidak ada yang lebih membahagiakan selain bisa melihat anak beraktivitas setiap saat setelah resign. Rasanya bagian itu pernah hilang. Tapi kini, aku bisa melihatnya terus setiap saat :)

Tapi, aktivitas blogging, tentunya akan sedikit berkurang. :D Kalau dulu mungkin bisa online 8 jam full tanpa ada yang mengganggu. Tapi kini, baru aja buka laptop, mata si kecil Lolie udah berbinar-binar, dan langsung menyerbu ku , gebrak gebrak keyboard dengan suka cita.

Sudah hampir 3 minggu aku melalui hari-hari bersama anakku. Belum ada rasa jenuh berhari-hari di rumah, karena selalu saja ada yang dikerjakan. Baik kerjaan rumah tangga, atau bercrafting ria.

Beberapa bulan lalu, aku membuatkan baju batik untuk Lolie dari celana batik yang tidak terpakai. Bahannya masih bagus, kualitas batiknya pun demikian.







Sebenarnya banyak kerjaan yang harus aku lakukan, disamping momong Lolie kebetulan aku dapet kerjaan di bagian administrasi pembukuan usaha rental genset ac yang di kelola orang tua ku.
Selain itu juga mengerjakan pesanan-pesanan bantal teman-teman.

Alhamdulillah-nya, setelah resign, tidak terlalu menganggur deh. Masih ada kegiatan yang bisa aku lakukan di rumah :)

 Sambil menikmati menjadi ibu yang selalu siaga terhadap anaknya, tentunya melakukan kegiatan lain yang lebih bermanfaat sangat menyenangkan :)

Jadi, resign dan menjadi ibu rumah tangga jangan dipandang sebelah mata, asal ada kegiatan lain yang lebih positif ketimbang menganggur ngerumpi di rumah tetangga :D hehehehe.

Happy being a fulltime mother and fulltime crafter

Selasa, 18 September 2012

Lauri "Lolie" Alana 15 Bulan

Tepat hari ini tanggal 17 September 2012 (aku ngetik ini kemarin), Lolie berulang bulan yang ke 15. Alias 1 tahun 3 bulan. Tak terasa yangku (panggilan ku terhadap Lolie) sudah setahun lebih. Semoga anakku semakin cerdas seiring bertambah usianya. Sehat selalu dan tumbuh menjadi anak solihah, cerdas, dan menjadi kebanggan keluarga Amiiiiin.
Beberapa waktu yang lalu, aku (ok, now "aku" is back, hehehe setelah beberapa waktu lebih senang pakai kata "saya" , kalau sekarang pakai kata "aku" di postingan kali ini biar lebih "dekat" dengan isi nya , iya tentang anakku soalnya) ingin berbagi cerita saat hamil dan melahirkan. Sebenarnya tidak banyak yang ingin aku ceritakan. Karena sedikit lupa dengan perjalanan 9 bulan kala itu. Hehehe

Usia kandungan kurang lebih 4 bulan
Semakin mendekati bulannya semakin bersemangat. Tidak ada rasa takut sedikitpun. Karena memang aku mensugesti diri sendiri bahwa bisa melahirkan normal. membayangkan melahirkan normal memang sepertinya menakutkan. tak ada bayangan sesakit apa sih melahirkan normal. Yang pasti aku percayakan diri bahwa aku bisa. Dan yakin bisa. Tak ada bayangan sedikit pun ingin melahirkan secara caesar.
Sudah masuk 9 bulan

2 hari sebelum melahirkan

Aku sudah mengambil cuti sejak 1 setengah bulan sebelum melahirkan. Memang terlau cepat. Padahal aku terbilang gampangan dan tidak ada keluhan apa-apa selama hamil. Hanya saja, terjadi pembengkakan diseluruh bagian kaki hingga paha. Yang membuat ku tidak kuat duduk berjam-jam dan untuk sholat saat bangun dari sujud atau duduk di antara dua sujud terasa berat dan menyiksa. Tapi itu tidak menghalangi ibadah sholat tentunya. Sholat tetap harus dilaksanakan walau seberat apapun dan sesulit apapun kondisinya. Kadang aku pun harus sholat sambil tidur atau duduk meluruskan kaki. Yang penting sholat tetap
dilaksanakan.
Tiga hari menjelang persalinan aku demam. Terpaksa aku harus kembali ke bidan padahal malam sebelumnya baru periksa kandungan. Sampai malam sebelum melahirkan aku harus kembali periksa kondisi janin karena aku masih demam. Kalau sampai keesokan harinya aku masih demam, aku terpaksa harus melahirkan secara caesar. Aku ketakutan. Karena cita-citaku ingin sekali melahirkan secara normal. Aku berdoa sepanjang malam agar bisa melahirkan secara normal.
Malamnya demam ku sedikit berkurang, pukul setengah 3 pagi tanggal 17 Juni 2011 aku mulai merasakan mulas pertama. Masih santai awalnya karena yang aku rasakan masih mulas ringan. Aku membayangkan seandai nya ini akan melahirkan normal aku akan merasakan mulas seperti itu selama 13 jam. Aku harus bisa melewatinya.
Alhamdulillah, aku merasakan tidak ada demam atau sakit apapun lagi selain sakit merasakan mulas ini. Pagi harinya aku minta dibelikan air kelapa hijau. Ya, aku rutin meminum air kelapa hijau sejak aku mengetahui kehamilanku. Aku mulai merasakan mulas hebat pukul 9-an. Setiap setengah jam mulai mulas hebat datang. Setiap setengah jam aku ada rasa takut kesakitan menahan mulas itu.
Tapi itu tidak mengurangi keberanianku, melihat dan menghitung jam kalau 13 jam berarti kurang lebih aku akan melahirkan pukul setengah 3 sore. Oooh, rasanya memang berat melihat dan menghitung jam, masih lama.
Aku memang belum di antar ke klinik bidan tempatku memeriksakan kandungan. karena aku tidak ingin merasakan mulas di sana tanpa ada keluarga yang menemani. Aku ingin tetap nyaman berada di rumah selama menahan rasa mulas, sampai waktunya tiba.
Pukul setengah 12 mulai merasakan mulas 5 menit sekali. Oh aku ngga bisa menjelaskan bagaimana rasa sakitnya. Aku pikir, rasanya sama seperti saat menstruasi hari pertama, memang aku sering merasakan sakit yang hebat jika menstruasi di hari pertama. Tapi ternyata ini jauh lebih "hebat" rasanya. Setiap saat aku berdoa berdzikir minta diberikan kemudahan dalam persalinan.
Selepas sholat Jumat suamiku mengantarku ke bidan tempatku akan melahirkan. Adikku yang mengantar dengan mobil. Untungnya bidannya sudah ada di tempat. Dia begitu santai. Berusaha agar aku tidak ada perasaan takut sama sekali.
Tau ngga, bidanku ini membantu ku melahirkan hanya seorang diri. Bisa dibayangkan ?? Aku sendiri tidak bisa membayangkan kehebatannya menangani ku hanya seorang diri. Beberapa saat kemudian ibuku menyusulku. Ibu dan suamiku yang menemaniku melahirkan. Tiap menit berlalu sambil menahan sakit, sementara bidan dengan santai dan mengajakku mengobrol santai. Dia sama sekali tidak terlihat kerepotan. Benar apa kata temanku yang sudah beberapa kali melahirkan ditempat ini. Dia itu bidan yang sabar dan sangat cekatan. Masih mengobrol santai bahkan di menit di detik ku mulai merasakn mulas terhebat dia masih mengajakku berbicara. Aku pikir, lagi sakit ngga keruan seperti ini masih saja aku terus diajak bicara walau sampai aku mulai  "ngeden" pun dia tetap santai. " Coba ya, kamu pasti bisa. Santai saja bayangkan coba hal hal yang indah". Aku hampir tidak bisa membayangkan apa-apa kala itu. Yang ada dalam bayanganku adalah, Ya Allah jika aku mati disini, masukkan aku dalam tempat terindahmu. Sempat terbersit kalimat doa seperti itu. Ternyata benar, ini adalah perjuangan hidup dan mati. Benar-benar kematian sudah di depan mata. Tapi aku harus berani dan kuat, bayangan seorang bayi mungil perempuan cantik ada di depan matalah yang membuatku kuat.
"Kalau terasa mulas lagi, miringkan badan ke sini (kanan)", bidan mulai memberikan aba-aba sambil membantu ku memiringkan badan ke kiri. Aku hampir tidak kuat, sudah terasa lelah yang sangat karena sudah hampir satu jam aku disini menahan sakit. Bidan menyuruhku supaya jangan mengejan sebelum ada perintahnya, "Tapi bu, ini mau ngeden" kata ku tak tahan ingin terus mengejan. Bagaimanapula, ingin mengejan tapi disuruh jangan dulu. "Nanti kalau kamu ngeden sekarang, kamu kehabisa tenaga, sebentar lagi ya tahan".
Okay, walau sakitnya (tidak bisa dijelaskan) aku tetap mengikuti instruksi nya. Suami dan ibuku ada di sebelahku memberi semangat.
(Aku sampai menangis mengingat momen itu)
Sampai waktunya tiba, aku mengumpulkan energiku semaksimal mungkin. Tepat pukul 14.20, "Wah, nona cantik" celetuk bidan. Aku lega. Aku sukses. Alhamdulillah. Benar-benar plong sedetik sebelumnya rasa nya sakit hebat, setelah si baby keluar tidak ada rasa sakit mulas hebat seperti sebelumnya. Benar-benar unmik Aku tidak tau apa aku diberi obat pengurang rasa sakit atau tidak, yang pasti aku merasakan sakit terhebat dalam diriku tapi sakit terindah dalam hidupku juga. :)



to be continued...

Lauri 1 bulan






Lauri 2 bulan


Uti Loliena :)

Lauri 3 bulan



Lauri 4 bulan





Lauri 5 bulan



Lauri 6 bulan




Kalau lihat foto-foto Lolie perubahannya dari new born sampai sekarang, terlihat masih sama yaitu lengan tangannya masih berlipat-lipat. Lucu. Gembil.
Lolie sangat gesit, lincah dan ceria. Ngga cengeng. Bahkan waktu jatuh dengkulnya terluka dia ngga menangis atau teriak kesakitan. Lolie juga tidak pernah takut sama orang lain, kalaupun takut pada orang yang belum pernah dia lihat, paling hanya bersembunyi dibalik lengan ayahnya :). Waktu umur 6 bulan, Lolie pernah takut pada siapapun yang pakai peci (kecuali Akungnya), juga sama orang yang pakai blangkon, dia akan nangis. Lucu sekali.

Sekarang Lolie sudah bisa jalan. Kadang kalau lepas dari pandangan sedikit saja, dia sudah keluar rumah dan duduk di teras tetangga atau masuk ke rumah orang. Duh, kaya kucing aja deh.

Lolie takut sama kucing, sama kaya ibun nya. lolie suka buah Kersen (ceri-cerian).






I love you Lolie, semoga ayang kelak menjadi anak solihah, dan membanggakan kedua orang tua ya yang :)


Senin, 18 Juni 2012

Happy Birthday My Lauri



Sebenarnya udah telat 1 hari nih postingannya. Kemarin tanggal 17 Juni 2012, Lauri (Lolie) berumur 1 tahun. Alhamdulillah, Lolie tumbuh menjadi anak sehat, ceria, gesit dan ga cengeng. Semoga kelak kamu menjadi anak cerdas, pintar, dan tentunya solihah ya yang. Pokoknya apapun yang terbaik untukmu yang diberi Allah SWT. Kemarin, tidak ada acara spesial. Hanya kumpul-kumpul, makan-makan, tidak ada cara seremoni apapun. Bahkan beberapa saudara tidak tau, hari itu Lolie-ku ultah. Tapi alhamdulillah, semua kumpul dengan suka cita :

Maafin Ibun ya Lolie, ngga bisa kasih apa-apa, ibun selalu doa supaya Lolie tumbuh jadi anak sehat, cerdas, dan solihah, dapat membanggakan kedua orang tua. Amiiin.










Kemarin aku bikinin Lolie boneka. Aku kasih nama "boneka lolie" :) dia suka banget, baru dikasih langsung buat tiduran di lantai :)

sekali lagi..happy b'day Lolie :) . 

Sekalian promosi, siapa yang mau aku buatin baby doll kaya punya Lolie?? yuk kunjungin aku di deelauricraft atau text : 0856 2176543

Rabu, 11 Januari 2012

Lauri's Sheep Doll

Akhirnya kesampean juga beli boneka ini. Shirley the Sheep. Bukan Shaun.  Padahal aku suka Shaun, tapi karena dia kurus (pas udah jadi boneka) jadi ngga terlalu di lirik untuk di beli.

sumber foto : google


Dari awal tokoh Sheeps cerdik itu muncul di TV, aku langsung jatuh cinta dengan jenis kartun animasi ini. Kalau ngga salah sebutannya Stop-motion animated. Waktu umur sekitar 5 tahunan, aku suka banget sama animasi sejenis namanya Postman pat pedal car (versi tahun 80'an nya, kalau yang versi terbaru malah ngga suka).

sumber foto : google
Awalnya badannya Shirley bulat, tapi lama-lama jadi gepeng karena lebih sering dipakai tidur daripada di peluk-peluk. Here it is!



Dan akhirnya dijadikan guling sama Lauri-ku.



Rabu, 21 Desember 2011

Mainan Baru : Keranjang Baju

Dear lauri ku sayang. Tadi malam pas ayah-ibun pulang kerja, kamu ngga ada.  Kamu pergi sama uti-akung sih. Kamu pulang dalam keadaan bobo nyenyak, bangunnya pun subuh. Jadi ayah cuma bisa liat kamu 2 jam. Untungnya Ibun ada sedikit waktu lebih untuk bobo lagi sama kamu sebelum berangkat kerja. hihihiiihi. Dear Lauri ku sayang. Kemaren kamu udah 6 bulan. Dan kamu punya mainan baru yang kamu temukan di rumah Uti..taraaaa : keranjang baju.



Saat pertama kamu mainan di dalam keranjang , kamu ngga mau diangkat. Yaudah, kayanya kami suka banget sama keranjang warna hijau ini. 

Jumat, 18 November 2011

My Lauri Little Hand

Aku suka banget gaya Lauri kalau lagi mimi. Kaya gini nih. Kadang-kadang tangannya sambil megang jari- jariku. 

 

Kamis, 17 November 2011

Happy 5 Month My Dear Lauri Alana Nur Raaniyah


Ngga terasa udah 5 bulan aja ku lalui hidupku bersama darah dagingku. I can't give you the best, Lolie. Sampe sekarang masih nyesek setiap keingetan gagal ASIX. Dan rasa iri begitu ada ibu-ibu yang menyusui anaknya secara ekslusif. Tapi yang aku harapkan adalah, Lolie tetap sehat, dan semoga menjadi anak yang cerdas nantinya. Kampanye ASIX begitu ramai, aku tau dari sebelum melahirkan Lolie pun aku sudah niat 100% mau memberikan ASIX untuk anakku kelak. Tapi di hari 4 , ke 5 dst, ASI yang ngga kunjung mengalir deras, membuat anakku ngga bisa tidur semalaman, selalu menangis setiap kurang minum. Bukan lagi karena gerah, bukan karena pipis, bukan karena apa-apa, ternyata setelah di selidiki dia masih kehausan. Miris dan sakit rasanya melihat anakku terpaksa di tambah sufor. Segala cara udah aku lakuin buat menghasilkan ASI yang lebih banyak. tapi sampai sekarang segitu gitu aja. Dan masih selalu membuat anakku menangis setiap terasa haus. Aaarrgghhh...Maafin Ibun ya Lolie. Maaf.

Senin, 14 November 2011

Perkembangan Lauri

Walau sedih ngga bisa melihat secara detail perkembangan Lauri, tapi setiap saat aku selalu menantikan senyumannya saat ku pulang ke rumah.

Lauri udah mulai angkat kaki, daaaann jempol kaki berhasil diraih.





Semoga sehat terus ya Lauri ku! Love you much!

Kamis, 10 November 2011

Lauri Maunya Berdiri


Ngga terasa Lauri ku a.k.a Lolie udah hampir 5 bulan. Dari kemarin pengen cerita detail awal hamil, melahirkan, pasca melahirkan, tapi sampai sekarang ga terwujud. Karena unsur males itu deh.
Udah keburu Lolie ku gede gini, masa masih cerita yang udah lewat. Now, i just want to share about Lolie's growth. Sebenarnya agak agak takut juga sampe umur 4 bulan lebih Lolie belum mau tengkurep sendiri. Tapi anehnya dia mau nya di berdiriin. Kalau lagi dipangku maunya merosot minta di berdiriin. Ada yang aneh ngga sih. Setelah konsultasi sama bidan, katanya sih ngga papa. Bahkan ada juga yang katanya ga pake merangkak, tau-tau jalan. Alhamdulillah sih Lolie ngga pernah sakit yang aneh-aneh. Paling cuma flu aja. Karena emang lagi musim nya. Jadi itu termasuk perkembangan kah? ngga mau tengkurep tapi maunya berdiri?

Jumat, 14 Oktober 2011

I love you more than everything

How can I express my happiness.. You're my life, you're my soul my baby girl. You're my spirit of life. I can't stand strongly without you by my side. How can Mommy say this : " Lauri, I really love you more than everything" without crying. I always can't stand my tears fallin if I look your beautiful face. You're shine like a stars my baby. We all love you!