Tampilkan postingan dengan label artis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Juni 2010

Muse : The Resistance



Photobucket
Band asal Devon, Inggris yang fenomenal ini telah mengeluarkan lima album yaitu Showbiz [1999], Origin Of Symmetry [2001], Absoulution [2005] dan Black Holes & Revelations [2007] mereka telah mengeluarkan album terbaru berjudul The Resistance. Album ini mendapat atensi positif dari publik mendapat posisi 3 di US Billboard 200 dan menjadi jawara di negerinya sendiri yaitu Inggris.
The Resistance dibuka dengan “Uprising“. Track selanjutnya “Resistance” yang bernuansa dark dengan opening yang mengingatkan pada beberapa score film dengan dentingan piano dan permainan drum plus aroma indie rock yang orkestratik, cukup enak didengar meskipun bakal sedikit bosan karena kepanjangan dgn durasi 5:46. Di “Undisclosed Desire” seakan mereka berproduserkan seorang Timbaland (tapi untuk bagian artis rock). Arwah “Bohemian Rhapsody” dari Queen merasuk pada “United States Of Eurasia”, dimana piano klasik dan distorsi gitar mendominasi lagu, Matthew Bellamy seolah menjadi Freddie Mercury so orchestra dan pantas dijadikan single karena lagu ini mempunyai unsur ear catchy (sebelumnya mereka memutuskan single ini yang akan menjadi single pertama tapi diganti jadi “Uprising”).
Jangan lupa di ada permainan classic piano dari Matthew Bellamy (mengambil part dari Chopin) yang dilabeli “Collateral Damage”.” Guiding Light”, menunjukkan kemegahan nuansa orkestra dengan dibumbui distorsi gitar yang terus bikin gaduh di lagu. Jika pernah mendengar album Erwin Gutawa yang Rockestra pasti bisa menerima lagu ini. “Unnatural Selection”, menunjukkan sisi dark di 35 detik pertama sebelum dihajar dengan raungan space rock/industrial rock ala Nine Inch Nails atau Koil lalu berubah lagi menjadi slow rock ala Guns N’ Roses dan penutupnya adalah bagian Muse yang biasa mereka lakukan di album sebelumnya, ada beberapa bagian “Invincible” yang dicomot di sini, mendengarkan lagu ini berasa melihat sebuah epik kisah opera.
Jika ingin mendengar Muse yang sebenarnya ada di “MK Ultra”,track ini pasti disukai oleh para penggemar Muse yang biasa mendengarkan Muse memainkan progressive rock ada noise dari efek gitar di ending lagu ini.Mengambil karya teater Samsons & Dellilah di “I Belong To You/Mon Coeur S’ouvre A Toi”. Talking about the track, di bagian awal lagu ini terasa sekali nuansa latinnya, seolah mereka dibantu oleh Ryhtm Del Mundo pada pengerjaan lagu ini. Pada pertengahan lagu mereka bermain dengan sendu dan orkestratik apalagi ada part yang benar-benar disajikan secara megah seolah menjadi soundtrack sebuah pagelaran opera yang kolosal, suara Matthew Bellamy di part ini amat lirih dan jazzy sebelum akhirnya kembali ke nuansa latin tadi.
Masuk pada tahap simfoni ala Muse yang dinamai “Exogenesis Symphony”. Pada “Part 1:Overture” nuansa opera disini memang megah,bayangkan jika semua instrumen orkestra bergabung dengan kesenduan yang dalam, this track was very mellow. “Part 2:Cross Polination” sama sendunya dengan “Part 1:Overture” but more slower than before dan penutupnya “Part 3:Redemption” sama classicalnya dengan 2 part sebelumnya.Mendengarkan “Exogenesis Symphony” sama saja mendengar part-part simfoni dari komposer klasik seperti Bach, Beethoven, Mozart dan beberapa komposer klasik lainnya.
Overall, album terbaru Muse kali ini memang kurang begitu enak apalagi dibandingkan dengan album mereka sebelumnya yaitu “Black Holes And Revelations” yang bisa menggabungkan rock yang berat tanpa merusak sisi jualan mereka. Ada beberapa track yang buat pendengar awam pasti bakal susah dicerna tidak seperti album terdahulunya yang gampang dicerna. Menurut saya album ini adalah sisi eksperimental dari mereka cuman bertemakan rockestra (rock + orcestra). Well, jika ingin mendengarkan Muse yang bermain di wahana bernama orkestra atau ingin melihat a different Muse album ini direkomendasikan.
Track List:
1. “Uprising” – 5:02
2. “Resistance” – 5:46
3. “Undisclosed Desires” – 3:56
4. “United States of Eurasia (+Collateral Damage)” – 5:47
5. “Guiding Light” – 4:13
6. “Unnatural Selection” – 6:54
7. “MK Ultra” – 4:06
8. “I Belong to You (+Mon cœur s’ouvre à ta voix)” – 5:38
9. “Exogenesis: Symphony Part 1 (Overture)” – 4:18
10. “Exogenesis: Symphony Part 2 (Cross-Pollination)” – 3:56
11. “Exogenesis: Symphony Part 3 (Redemption)” – 4:37

source : http://creativedisc.com/reviews/album-of-the-day/album-of-the-day-muse-the-resistance/

Selasa, 29 Juni 2010

From the Star to Prisoner

Hampir sebulan kasus Videoporn yang melibatkan sejumlah artis terkenal di Indonesia menyita hampir seluruh rakyat Indonesia. Sampai-sampai isu mengenai politik pun tertutupi begitu saja.


Sedikit sharing mengenai apa yang terjadi beberapa minggu belakangan ini. Sedikit banyak berhubungan dengan artis-artis yang terlibat di dalam video tersebut. Hingga tulisan ini diturunkan, aku belum sama sekali pernah melihat apa yang ada dalam video yang heboh itu. Salah satu artis berbakat Ariel, ya dia begitu menyita perhatianku. Bukan karena apa yang ada dalam video tersebut, melainkan lagu-lagu yang ia ciptakan sebagian memang sangat menginspirasi bagiku. Saat itu aku tak begitu tertarik dengan infotainment yang over ekspos kasus yang menimpa Ariel Peterpan-Luna maya-Cut Tari tersebut. Tapi makin ke sini, aku makin dibuat penasaran, kenapa sampai berlebihan seperti itu media mengekspos nya. Aku yakin hal itu pasti hanya rekayasa, lantas mengapa di ekspos besar-besaran. Awalnya aku tak percaya, media makin 'gila' menyatakan bahwa video itu asli. Dan bahkan para pakar pun berpendapat begitu. Apa iya? seorang bintang papan atas, dan sangat berprestasi itu seorang yang ada dalam video itu. Saat itu aku masih simpati dengan keadaan yang menimpa mereka, karena aku pikir mereka pasti hanya korban. Entah kenapa, baru kali ini aku benar-benar tertarik dengan yang namanya infotainment saat mengulas berita tentang mereka. Aku bingung sendiri. Ada apa ini? kenapa aku sampai harus punya rasa simpati, saat mengetahui Ariel ditahan paksa (yang menurut berita sih katanya menyerahkan diri). Katanya sih karena Ariel tidak kooperatif dengan pihak kepolisian mengenai kasus ini. Dari sini aku mulai berpikir. Aneh? kenapa hanya Ariel saja yang ditahan, lalu bagaimana dengan pihak lainnya??

Setiap hari aku tak pernah melwatkan berita tentang Ariel di internet. Aneh, makin hari aku makin keranjingan dengan berita tentang Ariel. Kenapa? kenapa koq cuma Ariel yang ditahan. Bukankah ada pihak-pihak terkait yang turut bertanggung jawab yang sepantasnya juga ditahan. Kemana itu para pengunduh video tersebut? apakah mereka dibebaskan begitu saja? Aku mulai gerah. Baru kali ini aku punya rasa geregetan dengan artis yang terlibat dengan kasus hukum. Pro kontra di mana-mana.

Hei, aku saat itu Pro dengan Ariel. Aku mendukungnya untuk terus berkarya, dan aku juga terang-terangan mendukung Ariel supaya mencari keadilan. Di berbagai forum di internetlah aku berani berdebat mengenai pendapatku tadi. Tidak sedikit orang yang mengatas namakan norma sangat mengutuk perbuatan artis-artis tersebut. Oke, aku juga mengerti hal itu. Yang aku heran, kenapa hanya Ariel yang ditahan? dan apa salah aku mendukungnya, tentu aku bukan mendukung perbuatannya, tapi mendukungnya untuk terus berkarya. Aku akui semua lagu-lagunya sangat indah. Dan dari dulu pun aku sangat menyukai lagu-lagunya. Dan aku sangat kecewa, marah serta sangat miris mengetahui bahwa sang Vokalis ternyata....


Aaahh, dunia itu berputar, begitu juga dengan nasib seseorang. Dia dulu seorang bintang, sekarang dia seorang tahanan. Sekarang entah kenapa, perasaan kecewa, marah, jijik terhadap sang vokalis semakin kuat. Padahal beberapa hari lalu aku terang-terangan membelanya. Bahkan di situ jejaring sosial aku sempat berdebat dengan beberapa orang yang Kontra dengan Ariel.

Aku tentu tidak perlu menulis lagi apa yang aku debatkan dengan mereka di sini.

Sekarang aku sadar. Suara ku mendukungnya pun tak ada gunanya...hahahahahahha..lucu juga aku ini. Ngapain juga aku turut simpati pada artis itu. Sekarang kasus nya bergulir makin seru, sudah ditemukan titik terang oleh para penyidik bahwa si Ariel memang orang dalam video itu... Aaarrgghh makin panas dada ini karena kecewa. Oh betapa kasihan sekali Ariel dan Luna Maya serta Cut tari. Mereka awalnya di elu elukan secara mengejutkan tiba-tiba mereka di hujat habis-habisan oleh sebagian masyarakat.


Lihatlah di DUKUNG-ARIEL-UNTUK-TERUS-BERKARYA dan aku bisa merasakan sensasi kemarahan para fans saat para penghujat menghina para pendukung Ariel, dan tidak sedikit (bahkan ribuan) yang masih setia mendukung Ariel untuk terus berkarya, dan pastinya berkarya dengan cara terbaik yang Tuhan berikan kepada hambanya yang mau bertobat... halaaaahh jadi lebai juga..hihihi..

Sekian curhat ku tentang seorang penyanyi yang lagu-lagunya mengsinspirasi ku saat dulu ku merasa tak ada tempat berpijak. Ku berkelana pun di antara ribuan orang, aku nampak sendiri.

Haduuh tuh kan keluar deh tuh sosok pujangga wanita nya..ehhehe. BYE!