Jumat, 14 September 2012

Mudik Tahun ke Tahun

Ngga terasa sudah hampir satu bulan berlalu setelah mudik dengan macet terhebat yang pernah kami alami saat itu. Dua hari 3 malam di dalam mobil dengan cuaca pana terik menyengat disiang harinya. Untungnya si kecil Lolie ngga ada keluhan apa-apa, ngga rewel sama sekali, hanya saja rewel kalau permintaannya untuk duduk di balik kemudi.

Kami sekeluarga (aku, suamiku, anakku dan keluarga intiku), berangkat dari Depok hdenak menuju rumah nenek di Ngawi, Jawa Timur pada dini hari tanggal 17 Agustus sekitar pukul 01.30 pagi. Dengan perkiraan bapak kala itu bisa terhindar macet di Cirebon. Walaupun kami sudah mewanti-wanti, justru malah akan terjebak macet, tp tetap saja bapak bersikukuh mau berangkat selepas tengah malam. Perkiraan kami tepat sekali, bahkan sampai pagi hari kami belum keluar tol Cikampek. Baru sekitar pukul 8 kami bisa keluar melalui tol Dawuan. Lagi lagi, kami harus tertahan. Ngga bisa dibayangkan, seharusnya untuk hari biasa kami bisa melewati jalan tanpa harus memutar balik sekitar hanya 2 km dalam waktu hampir 2 jam, kecepatan mobil hanya 0 km/jam. Ya bagaimana bisa dihitung. Sebab benar benar berhenti. Sesekali jalan cuma selangkah lah (kalau dihutng dengan jarak langkahan kaki). Kami baru sampai pantura siang harinya dengan kondisi jalan yang masih macet total. Saya ngga bisa membayangkan dan menceritakannya lagi, bagaiman kami bermacet-macetan ria di jalan panas di dalam mobil yang walaupun ada AC tapi tetap saja kalah dengan suhu panas di luar. Massyaallah. Alhamdulillah Allah memberikan keringanan untuk tidak berpuasa bagi orang musafir. Jadilah kami semua membatalkan puasa kami (sebab awalnya kami pikir jalan akan lancar-lancar saja).
Ditengah jalan yang berhenti total, bahkan kami bisa berganti-gantian ke toilet umum, ke mushola pinggir jalan, bahkan makan dan mandi. Setiap 10 meter mobil jalan sangat perlahan. Maka sebagian besar pengendara mematikan mesin mobilnya.

Semua mobil berhenti, sampe adikku (yang kala itu jadi sopir sampai keluar mobil, sampe buka baju, ckckck, bukan pemandangan yang bagus)

Dan ada cerita menegangkan, saat itu jalanan sudah semakin kacau balau, di sekitar wilayah Ciasem. Semua mobil dari arah Jakarta memenuhi seluruh badan jalan, bahkan jalur dari arah cirebon "dimakan" oleh kendaraan dari arah Jakarta. Bayangkan betapa semrawutnya. Oke, kalian yang tinggal di Jakarta akan mengatakan hal itu biasa, tapi pernah kah kalian 1 hari penuh terjebak dalam mobil dalam keadaan seperti itu (kalau yang pernah mudik mungkin iya :) ). Lalu ada sekitar 10 mobil yang memotong jalan (termasuk kami) masuk ke sebuah halama kosong (halaman parkir yang terlantar milik sebuah hotel yang sudah kacau keliatannya), namun kami malah terjebak di halaman itu, hampir 2 jam kami tidak bisa keluar. Semua akses tersumbat. Sampai magrib tiba, akhirnya seluruh laki-laki dari dalam mobil keluar, termasuk sekelompok orang "preman" pelabuhan  yang turun dari 1 truk (yang kebetulan ikut terjebak). Mereke menyetop semua mobil dari segala arah. Bayangkan, mobil dari arah berebut ingin jalan, namun nasib kami 10 mobil bagaimana kalau harus terjebak. Ya salah kami tidak ikut antrian kala itu. Tapi bukan salah kami juga yang memilih memotong jalan lewat halaman itu.
Ada sekitar 10 mobil yang terjebak di dalam area lahan kosong, awalnya sebenarnya ingin mencari jalan pintas, eeeh malah terjebak seperti ini.

Sedang meratap. Terjebak 2 jam.

Adikku, umurnya "sudah" 19 tahun tapi terlihat seperti entah berapa tahun :D

Esok paginya, kami masih saja berada di wilayah Jawa Barat. Kami baru bisa keluar dari Jawa Barat sekitar lepas Isya. Dan kami terpaksa merasakan malam takbiran di wilayah Tegal.





Tebak, kapan kami baru tiba di Ngawi. Subuh pukul 04.30 tepat tanggal 19 Agustus 2012. jadi kami harus berkejaran dengan waktu supaya bisa sholat iduul fitri di lapangan terbuka yang jaraknya cukup jauh sekitar 5km dari rumah nenek. Sayangnya saya lupa mengabadikan moment dimana kami semua hampir terlambat ikut sholat ied. Bahkan serombongan 1 mobil saudara kami tidak bisa mengikuti sholat ied, karena tertinggal, padahal mereka (dari Bogor) sudah sampai saat malam takbiran.

Duh, kalau saja saya ingat mengambil foto di lapangan di kaki gunung lawu. Betapa indah dan megahnya ciptaan Allah. Subhanallah. Kami sholat berhadapan dengan gunung tinggi yang biru, bukit-bukit yang hijau, sekeliling kami masih ada sawah hijau. Ah, sayang, lupa di foto :(

Dan, oopss, saking lelahnya, dua anggota kerluarga ku sampai ketiduran dan tak sempat berfoto keluarga. Sayang sekali moment berfoto keluarga sampai terlewat saat kami semua sungkem ke nenek.


Tapi gambar gambar berikut pun ngga kalah seru. saya ambil foto ini pagi hari pada tanggal 20 Agustus 2102 sekitar pukul setengah 7 di belakang rumah nenek dan di daerah sekitar.

Gunung Lawu persisi di belakang rumah. Sedang tertutup kabut.

Musim Kering

Tanah yang tandus

Dua foto yang sama, ditahun yang berbeda, dimoment yang sama
 Saya suka sekali foto di atas. yang sebelah kiri di ambil tahun 2010. Yang sebelah kanan di tahun 2012. Si Ayah sama-sama sedang menikmati segelas  p*pmie. yup. Dia suka sekali bersembuyi di belakang rumah nenek sambil makan mie , duduk di atas batu besar, sambil menikmati pemandangan gunung Lawu.

 Ayah iseng menghampiri  rumah kosong

Cuma gayanya aja yang keren, masuk ke dalem ngga berani Yah?


Bersama sepupu, the blouse red one is my little sister

Lolie sama mbah uyut :)
Nenek masih gesit. usia nya sekitar 90 tahun. Ibadahnya tetap rajin. Walau sudah sedikit pikun dan kurang pendengarannya.
Berlebaran ke rumah saudara kami di Madiun.





Lolie, jangan pasang muka seperti itu lagi ya Yang :)



Kami tidak lama di sana. Hanya beberpa hari. Kami juga tidak jalan-jalan ke tempat wisata seperti tahun tahun sebelumnya. Karena kami sudah terlalu lelah dengan perjalanan 3 malam kemarin. Tapi ini perjalanan pertama Lolie dan dia sangat menikmati. Walau sepanjang perjalanan, Lolie buang buang air besar terus. Kemungkinan masuk angin. Kami pun terpaksa harus berhenti berhenti terus mencari toilet umum. Sampai sampai setiap ketemu Pom Bensin, Lolie di cek BAB atau engga :). Tapi alhamdulillah dia tidak rewel sama sekali.


Pulangnya kami lewat jalur selatan. tetap saja terkena macet. Tapi ini masih terbilang wajar. Perjalanannya memakan waktu 30 jam. 

 Inilah wajah butek 2 hari diperjalanan, yah, aku paling tidak suka difoto, apalagi di foto ini tampak gemuk dan kumel :D sayangnya, tdk ada foto lain yang lebih bagus dari ini :)

terowongan Nagreg
 Yup. Itulah sedikit cerita mudik tahun 2012. Sekalian deh mau berbagi foto waktu mudik 2010. Di mana saya masih langsing :D



Sleep with his favorite food



Ketangkep basah makan ngumpet di belakang rumah


Ini tanggul lumpur Lapindo di Sidoarjo

Surabaya
Beberapa foto saya ambil dengan kamera HP. Lainnya ada di kamera digital dan belum sempat saya publish di sini :). Kalau ada waktu saya kan update lagi foto foto waktu tahun 2010. Seperti apa lumpur Lapindo, dan seperti apa Jembatan Suramadu itu :)
See u soon

Update 


Telaga Sarangan


Telaga Sarangan





Ini dia pemandangan di lapangan tempat sholat ied tahun 2010



Bapak Ibu



Tercengang dengan lumpur Lapindo


Suramadu Bridge
Sampai di Madura

Pulangnya mampir ke Malioboro

Bye.
wasaalam


Kamis, 30 Agustus 2012

Before and After Holiday [giveaway winner]

Ngga terasa udah melewati hampir 2 minggu lebaran. Meskipun terlambat, dengan niat tulus ikhlas dan dengan segala kerendahan hati, mohon dibukakan pintu maaf yag seluas luas nya jika ada kesalahan dalam tutur kata dan perbuatan selama ini.




Mengingat libur lebaran kemarin terlalu banyak cerita dan gambar yang terlewat sampai belum terposting semua, sampai-sampai saya lupa dan akhirnya malas memposting. Heheheh. Padahal sayang kalau moment-moment indah itu terlewat.

Ceritanya di mulai dari sini....
Pada suatu waktu, 
Duh ngga seklise gitu kali, kaya anak SD aja (flashback, saya satu satu nya anak kelas 5 SD yang menulis cerpen, tanpa di dahului kata "pada suatu hari" heheh, serius, kata guru saya lho-dan membuat saya suka menulis, iya menulis dengan tangan, bukan dengan keyboard)

Waktu itu, seperti biasa buka email siang hari, ngga sedang nunggu email dari siapa - siapa, cuma niatnya ngecek aja. Ternyata ada email mengejutkan dari mba amesh dari DREAMESH kalau aku menangin giveaway nya :). Buku "Inspirasi Goodie Bag"...Wow it's surprise. Karena sebelumnya aku sempat putus harapan menangin giveaway nya....( pengennnya gratis mulu nih :p ) . Tapi ternyata, pengumuman pemenangnya itu udah dari tanggal 31 Juli lalu, dan aku melewatkannya. Karena di judul postingannya mba amesh kala itu ngga menunjukkan tanda tanda pengumuman. 
Ini dia hadiahnya :



Dapet tanda tangannya mba Dini (capungmungil) dan Mba Ina (Inaku) , SESUATU banget ga sih

Besoknya setelah membalas email nya mba Amesh, paket itu datang. Yipiiie senang sekali, sebelum lebaran tiba aku baca baca dulu deh bukunya (belum sempet praktek karena waktu sangat mepet)

Agak sedikit berantakan nih postingan kali ini, karena belum sempet posting cerita mudik ke Ngawi, yang memakan waktu 2 hari 3 malam perjalanan darat. Ternyata iklan salah satu provider itu jadi kenyataan, hiks. Kapan-kapan deh kalau ada waktu saya bikin postingan khusus. Kenapa akhir akhir ini saya pakai kata "saya" ya? padahal selama ini ngga pernah. Entahnya. Lagi labil banget. :)

Sekalian ah mau upload foto foto Lolie, yang hobi "merumput" kaya gini



Waktu Lolie belum bisa jalan




Waktu Lolie sudah bisa jalan, dan main di rumput sendiri



Selasa, 17 Juli 2012

Safari to Safari Park

Beberapa waktu yang lalu, tempat kerja suamiku mengadakan family day ke Taman Safari Cisarua. Sayangnya, hari itu masih hari kerja, dan aku terpaksa "bolos" kerja. Tapi demi menyenangkan Lauri, walau dia belum ngerti apa-apa, aku pun sangat menyambut acara family day ini.
Kami sudah prepare semua nya saat kami pulang kerja sehari sebelumnya. Bawaanya jadi banyak sekali, maklum, bawa baby, jadinya harus serba siap sedia. Ngga bisa membayangkan bagaimana banyaknya barang bawaan kalau mudik ke kampung orang tua ku di Madiun.
Karena saat ini aku ngga sempat berkata-kata, biar foto foto ini saja yang berbicara. :)


Bawa-bawa bantal LAURI ternyata berguna juga (dia akhir cerita)




Ngga bisa diem, digendong salah, di lepas belom lancar jalannya, yang ada dia merangkak

Awas Ayah ada macan!

Gede banget
Saking sibuknya foto-foto, sampai ngga merhatiin guide nya ngomong apa, jadi ngga tau ini hewan apa? besar banget tanduk nya.



Dari atas bianglala, eh Lolie tidur



Taman safari kaya Dufan sekarang #norak

Favorit Lolie #rumput, dilepas dirumput dan ngga bisa diem
She really loves the grass
Sorry for that bad pictures, I'm not a pro photographer.
And this picture was taken by someone (i don't even known her). It's take by my phonecell, really bad pic and bad resolution.


Di akhir cerita, jam 8 malam saat rombongan bus tiba di tempat pemberangkatan, Ayah Lolie ngambil motor di parkiran, daaaan naas nya ban motor nya bocor, aku dan Lolie nunggu di pinggiran toko, kebetulan banyak orang (rombongan bus) nunggu jemputan di situ, karena jarak tempat turun penumpang bus dengan parkiran motor lumayan jauh, jadi ayah yang jalan kaki ambil motornya. Cukup lama aku nunggu, sambil gendong lolie yang dari pagi baru tidur di bis jam 7 malam (ngga mau diam), dan bener-bener kaya orang mudik. Udah hampir setengah jam nunggu ayah. Dan aku terlantar bersama Lolie. Hiks. Ngemper di depan toko yang Alhamdulillah udah pada tutup (padahal baru jam 8 malam). Antara pengen nangis dan ketawa. Merasakan hawa dingin hujan. Kasihan Lolie. Sementara orang-orang udah pada pulang kerumah masing masing. Aku masih disitu nunggu ayah cari tambal ban. Akhirnya aku bawa Lolie (dan 2 tas besar 1 kantong kresek oleh2) ke warung nasi goreng lesehan. Ngga lapar sama sekali, tapi karena aku mencari aman (cukup menegangkan ya duduk sendirian di depan toko gelap), akhirnya aku pesan 1 piring mi goreng. Lolie aku tidurin di tikar , kepala nya aku alasin dengan bantal LAURI itu, hiks. Aku tersenyum. Dan bersyukur. Alhamdulillah ya de, keadaan kita masih jauh lebih baik dari orang orang yang memang tidru di emperan setiap malamnya. Sedangkan kita baru setengah jam rasanya sudah ngga karaun begini. Sambil nunggu ayah, sambil nunggu pesanan mie goreng. Ngga sempat foto, ya iyalah tega bener dalam keadaan darurat foto foto, apa kata tukang nasgor nya entar , hehehehe. Yang pasti , malam itu hujan, dingin, aku tersenyum dan bersyukur. Alhamdulillah, masih diberi tempat tinggal (walau ngontrak) , ngga tau rasanya kalau benar-benar menggelandang bersama bayi kecil ku. Ya Allah.

Setengah jam kemudian ayah datang. Rasanya kaya bertemu spiderman sang pahlawan dah. Benar benar senang akhirnya kita bisa pulang. Setelah menghabiskan mie goreng, akhirnya kita pulang. Tidak ada lagi bayangan tidur di emperan toko. Dan itu cukup menyedihkan sekaligus menjadi pengetuk hati ku.


Senin, 18 Juni 2012

Happy Birthday My Lauri



Sebenarnya udah telat 1 hari nih postingannya. Kemarin tanggal 17 Juni 2012, Lauri (Lolie) berumur 1 tahun. Alhamdulillah, Lolie tumbuh menjadi anak sehat, ceria, gesit dan ga cengeng. Semoga kelak kamu menjadi anak cerdas, pintar, dan tentunya solihah ya yang. Pokoknya apapun yang terbaik untukmu yang diberi Allah SWT. Kemarin, tidak ada acara spesial. Hanya kumpul-kumpul, makan-makan, tidak ada cara seremoni apapun. Bahkan beberapa saudara tidak tau, hari itu Lolie-ku ultah. Tapi alhamdulillah, semua kumpul dengan suka cita :

Maafin Ibun ya Lolie, ngga bisa kasih apa-apa, ibun selalu doa supaya Lolie tumbuh jadi anak sehat, cerdas, dan solihah, dapat membanggakan kedua orang tua. Amiiin.










Kemarin aku bikinin Lolie boneka. Aku kasih nama "boneka lolie" :) dia suka banget, baru dikasih langsung buat tiduran di lantai :)

sekali lagi..happy b'day Lolie :) . 

Sekalian promosi, siapa yang mau aku buatin baby doll kaya punya Lolie?? yuk kunjungin aku di deelauricraft atau text : 0856 2176543